Selasa, 25 Juli 2023

DURIAN RUNTUH MAMA KEPIN


 PRICELIST DURIAN RUNTUH MAMA KEPIN :

1 DURIAN : 200RIBU 

2 DURIAN : 400RIBU

BELI 5 PROMO 5%


PRICELIST DURIAN EMAS :

1 BUAH DURIAN 800rb

2 BUAH DURIAN 1.5jt

BELI 2 PROMO 2%


DURIAN ASLI ANTI KW KW

Kamis, 23 Juli 2020

Kisah Teladan Sahabat Nabi

Assalamualaikum kembali lagi dengan blog saya saya akan menceritakan kisah panutan sayaa☺️

Kisah sahabat nabi yang pertama adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq. Beliau merupakan salah satu sahabat nabi yang pertama kali masuk islam. Lahir di Mekah dengan nama Abdul Ka’bah. Setelah menjadi mualaf, namanya berubah menjadi Abdullah. Nama Abu Bakar sendiri diberikan oleh Rasulullah yang artinya "Bapak anak unta muda".

Abu bakar diangkat menjadi khalifah menggantikan Rasullulah yang telah wafat. Pada masa kepemimpinannya, Abu Bakar mempunyai peran penting dalam menyebarkan agama Islam di luar jazirah Arab seperti penyebaran ke arah utara di antaranya Iraq dan Syiria.

Abu Bakar memiliki banyak kemuliaan salah satunya karena loyalitasnya. Abu Bakar pernah melindungi Rasul pada saat terjadi serangan bertubi-tubi dalam perang Uhud. Selain itu, beliau memiliki kepiawaian saat berdiplomasi sehingga mampu menyelesaikan problematika termasuk saat kabilah-kabilah bangsa Arab enggan membayar zakat sepeninggal Rasulullah SAW.

Rabu, 22 Juli 2020

Tokoh Mengispirasi

Assalamualaikum Wr Wb Kembali Lagi Dengan Blog Saya..
Ir. Soekarno atau yang biasa dipanggil Bung Karno yang lahir di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 6 Juni 1901 dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dengan Ida Ayu Nyoman Rai.

Ayah Soekarno adalah seorang guru. Raden Soekemi bertemu dengan Ida Ayu ketika dia mengajar di Sekolah Dasar Pribumi Singaraja, Bali.

Soekarno hanya menghabiskan sedikit masa kecilnya dengan orangtuanya hingga akhirnya dia tinggal bersama kakeknya, Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur.

Soekarno pertama kali bersekolah di Tulung Agung hingga akhirnya dia ikut kedua orangtuanya pindah ke Mojokerto.

Di Mojokerto, ayahnya memasukan Soekarno ke Eerste Inlandse School. Di tahun 1911, Soekarno dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya diterima di Hoogere Burger School (HBS).

Setelah lulus pada tahun 1915, Soekarno melanjutkan pendidikannya di HBS, Surabaya, Jawa Timur. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para tokoh dari Sarekat Islam, organisasi yang kala itu dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto yang juga memberi tumpangan ketika Soekarno tinggal di Surabaya.

Dari sinilah, rasa nasionalisme dari dalam diri Soekarno terus menggelora. Di tahun berikutnya, Soekarno mulai aktif dalam kegiatan organisasi pemuda Tri Koro Darmo yang dibentuk sebagai organisasi dari Budi Utomo. Nama organisasi tersebut kemudian Soekarno ganti menjadi Jong Java (Pemuda Jawa) pada 1918. 

Di tahun 1920 seusai tamat dari HBS, Soekarno melanjutkan studinya ke Technische Hoge School  (sekarang berganti nama menjadi Institut Teknologi Bandung) di Bandung dan mengambil jurusan teknik sipil.

Saat bersekolah di Bandung, Soekarno tinggal di kediaman Haji Sanusi yang merupakan anggota Sarekat Islam dan sahabat karib Tjokroaminoto. Melalui Haji Sanusi, Soekarno berinteraksi dengan Ki Hajar Dewantara, Tjipto Mangunkusumo dan Dr Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.

Pada tahun 1926, Soekarno mendirikan Algemene Studie Club di Bandung yang diinspirasi dari Indonesische Studie Club (dipimpin oleh Dr Soetomo). Algemene Studie Club  merupakan cikal bakal berdirinya Partai Nasional Indonesia pada tahun 1927.

Di sini saya akan mempromosikan blog temen saya saya suka membaca di dia, banyak kata kata yang baik dan sopan tulisannya sangat-sangat bermanfaat dan sangat bagus dan Menginspirasi ke semua orang temen saya bernama Rakha yang sangat cerdas banyak info yang menarik di sana.. http://rakhan00.blogspot.com

Selasa, 21 Juli 2020

Pengalaman Seru, Hikmah Dan Suka Belajar Daring Dan Di Sekolah

Assalamualaikum Wr Wb Nama Saya Rasya Narindra Fahty Kembali Lagi Di Blog Saya, Saya kali Ini Akan Mencertiakan Pengalaman Seru, Hikmah Dan Suka Belajar Daring Dan Di Sekolah, Saya Tidak Menyukai Belajar Daring Atau Belajar Di Rumah Karena Banyak Kendala Dari Mulai WiFi Mati 1 Minggu WiFi nya Lemot Dll, karena saat virus Corona ini datang ke Indonesia, kurikulum sekolah masih berjalan mempersiapkan ujian-ujian lainnya seperti PAT dan negara ini belum siap untuk pandemivirus jadi sekolah-sekolah Indonesia mengadakan sekolah online atau sekolah dari rumah / daring terpaksa untuk melaksanakan belajar online ini termasuk kita-kita yang merasakan pada saat ini...  Saya masih bersyukur masih bisa melaksanakan belajar daring atau belajar dari rumah tapi di rumah saya tetep olahraga main bola bersama temen-temen walau jarang 😁 dan juga PJOK di kasih tugas buat video olahraga dan disitu saya olahraga juga saya di rumah bosen di rumah mulu saya pernah pergi ke rumah eyang saya di Jakarta kebon jeruk dan belajar di rumah enaknya tidak terlalu buru buru seperti hari biasanya 
Yang terkena virus Corona stay strong 🙏 dan yang tidak terkena virus Corona stay save ☺️

Senin, 20 Juli 2020

Resensi Sepak Bola


Assalamualaikum Wr Wb Perkenalkan Nama Saya Rasya Narindra Fahty yang sering di panggil acha,  Bagaimana kegiatan hari ini? sini semoga lancar terus. Aminn, kembali lagi di blog saya akan membuat resensi buku tentang sepak bola , sepak bola adalah salah satu favorit hobi saya dari kecil hingga sekarang sepak bola di mainkan di bawa langit dan matahari 




Buku : Simulakra Sepakbola

Penulis : Zen RS

Penerbit : Indie Book Coorner

Tahun Terbit : 2016



Halaman : 261

Harga : 70.000

BANDUNG, DISDIK JABAR -- Sosiolog post modern, Jean Baudillard pernah mengatakan bahwa di era modern seperti saat ini, sesuatu yang merupakan simulasi, lambat laun bisa dan dapat terasa lebih nyata daripada kenyataan itu sendiri. Dan tayangan sepakbola adalah salah satu yang Zen RS garis bawahi sebagai salah satu bukti shahih dari sebuah simulasi yang terlihat lebih nyata daripada pertandingan sepakbola.

Ya, dari 25 esai yang ia tulis di buku terbitan Indie Book Corner ini, ada satu gagasan yang ia angkat sesuai dengan judul bukunya, yaitu simulakra sepakbola. Menurut pendiri panditfootball.com ini, dewasa kini permainan sepakbola terlihat kalah dan tidak lebih asyik ketimbang tayangan sepakbola itu sendiri. Tayangan sepakbola yang merupakan simulasi dari pertandingan sepakbola, seiring berkembangnya kecanggihan teknologi, telah mengacak – acak antara mana “yang riil” dengan yang “tidak riil”, hingga kemudian simulasi menjadi lebih asyik dari pada kenyataan itu sendiri, itulah yang kita sebut dengan simulakra.

Dimana lagi, dalam pertandingan sepakbola, meskipun kita berada jauh di Indonesia, kita bisa melihat secara langsung pertandingan North West Derby antara Liverpool dan Manchester United, dengan suguhan statistik yang luar biasa, dengan tampilan details yang beragam , seperti bisa melihat tayangan ulang tendangan melengkung Mohammed Salah, atau melihat air ludah David de Gea yang muncrat ketika berteriak pada bek tim nya agar menjaga pertahanan dengan baik jika bukan dalam Tayangan Sepakbola ?

Dengan fenomena seperti ini, perwajahan buku ini dapat kita pahami, dengan ada seorang pemain sepakbola yang salto yang akan menendarang televisi, bukan bola. Sepakbola sudah tidak asyik lagi. Ia kalah oleh tayangan sepakbola itu sendiri.

Ada dua tokoh yang menjadi acuan dalam esai utamanya ini, yaitu Sosiolog Prancis, Jean Baudillard yang mahsyur dengan pemikiran post-modernya yang terkenal dengan teori Simulakra dan Hipperealitas, dan Sastrawan Argentika yang bernama Jorge Luis Borges yang secara terang – terangan, lewat karya cerita pendek “Esse Est Perpici” amat membenci sepakbola.

Pemikiran dua tokoh ini dengan jenius Zen RS campur adukan menjadi perpaduan yang saling mengisi dan benar – benar membuat esainya kaya akan teori dan gagasan dan dengan pelan – pelan dan seksama, menuntun pembaca untuk bisa memahami apa yang ia maksudkan serta dengan solusi – solusi yang ia tawarkan.

Buku setebal 261 halaman ini terbagi menjadi 4 bab. Pertama Jejak, yang merupakan perjalan penulis dalam hiruk pikuk sepakbola Indonesia. Kedua dunia simulasi, yang merupakan intisari dari judul buku ini. Ketiga Koloni Bola, membahas sejarah persepakbolaan Indonesia di masa Kolonial Belanda, dan yang terakhir narasi kaki – kaki, esainya tentang pemain – pemain termahyur di Dunia.

Namun diluar itu, bagi kalian penikmat tulisan sepakbola, ini adalah buku wajib yang akan menambah cakrawala kalian tentang sepakbola. Pun bagi kalian yang kurang menyukai sepakbola bisa mencoba untuk membacanya. Karena buku ini tak utuh dan penuh dengan sepakbolanya saja, seperti yang dijelaskan diatas, ada pengetahuan – pengetahuan lain yang akan anda dapatkan dalam buku ke empat Zen RS ini.

Minggu, 19 Juli 2020

Tips Menjadi Pemain Sepak Bola

Assalamualaikum Wr Wb

Kembali Lagi Bersama Saya Rasya Narindra Fahty Di Blog Saya ini Tips Menjadi Pemain Sepak Bola Yang Standar Karena Saat Ini Ada Pandemi Covid 19 kita harus jaga jarak dan selalu berhati-hati kita harus belajar dari yang sudah terkena Covid 19

Sepak bola telah menjadi olahraga paling favorit di belahan bumi mana pun. Menjadi pemain sepak bola merupakan impian banyak anak di seluruh dunia. Namun, untuk menjadi pemain sepak bola hebat, sebuah komitmen kuat sangat dibutuhkan.

Berlatih dengan tekun dibutuhkan untuk membentuk keahlian, dibarengi kerja keras untuk membentuk kepribadian. Tidak mudah, tetapi semua pasti bisa.

Liga Kompas Kacang Garuda (LKG) U-14 musim 2018-2019 sejak September 2018 telah menobatkan lima pemain terbaik. Dari mereka berlima, terangkum aneka tips dan kunci keberhasilan hingga menjadikannya sebagai pemain terbaik.

Kita awali dari peraih penghargaan pemain terbaik LKG U-14 bulan September, Ahmad Athallah Araihan atau Raihan. Ia mengisahkan, di luar sesi berlatih tim, ia juga melakukan hal-hal berikut ini.

1. Menambah porsi latihan sendiri

Kemampuan menendang pada kedua kaki diperoleh berkat ketekunan berlatih di rumah. Ahmad Athallah Araihan atau Raihan menyempatkan diri melatih operan dengan memantulkannya di tembok menggunakan kaki kiri. Kebiasaan itu membuat kaki kirinya menjadi hidup. Akurasi tendangan kaki kirinya kini menyamai kaki kanan yang merupakan kaki dominannya.

2. Rutin berlatih fisik

Setiap hari, ia berlatih dua kali, pagi dan sore hari. Menu latihan fisik yang biasa ia lahap sehari-hari meliputi jogingberenang, dan sprint pendek.

3. Istirahat cukup

Paling lambat Raihan sudah tidur pukul 21.00.

4. Pola makan yang baik

Daging, sayuran, dan susu tidak pernah absen ia konsumsi. Untuk susu, ia meminumnya pada pagi dan sore. Makan gorengan itu dilarang.

Kedua, Fachrial Samudra. Pemain Terbaik LKG U-14 bulan Oktober ini mengisahkan dua faktor yang mendukungnya jadi pemain terbaik.

1. Kerja keras

Pada saat pemain lain absen berlatih, dia tetap rajin berlatih sepak bola.

2. Mampu beradaptasi dengan berbagai macam tipe pelatih

Kunci dari permainan terbaiknya adalah selalu berlatih keras dan mendengarkan dan melaksanakan secara serius arahan dan instruksi pelatih.

Pemain tengah sekolah sepak bola (SSB) Salfas Soccer, M Rendy Apriyansyah, menjadi pemain ketiga yang dinobatkan sebagai pemain terbaik LKG U-14 bulan November. Berikut ini kisah Rendy untuk mewujudkan mimpinya menjadi yang terbaik.

1. Mengatur waktu dengan baik

Rendy menyadari bahwa pendidikan juga merupakan hal yang penting dan tak boleh ditinggalkan. Maka ia mengatur jadwal latihan dan belajar sebaik-baiknya. Jika tak sempat berlatih karena bersekolah hingga sore, Rendy menyempatkan diri berlatih lari kecil dan skipping di rumah.

2. Disiplin untuk tidak tidur larut malam

Jika tidak ada hal penting yang harus dilakukan, paling cepat ia tidur pukul 21.00 atau 22.00 WIB.

3. Pengaturan pola makan

Rendy rutin mengonsumsi madu dan susu. Makanan tinggi lemak dan mi instan sebisa mungkin ia hindari.

Berikutnya, kapten sekolah sepak bola Big Stars Babek FA, Richko Ridho Fergiantoro Kalnash, dinobatkan sebagai pemain terbaik LKG U-14 bulan Desember 2018. Penghargaan sebagai pemain terbaik bulan Desember membuktikan segala pengorbanan dan usaha keras Richko tidak mengkhianati dirinya.

1. Tekun

Di luar waktu latihan di SSB Big Stars Babek FA, Richko berinisiatif menambah jam latihan. Ia secara privat berlatih untuk menambah daya tahan fisik dan teknik. Total dalam sepekan, Richko berlatih 5 kali.

2. Sikap yang baik

Selain keterampilan olah bola, pemain juga dinilai dari sikapnya. Richko adalah pemain yang bersih, dalam artian belum pernah mendapat kartu dari wasit.

Penghargaan pemain terbaik LKG U-14 bulan Januari 2019 jatuh kepada pemain sayap SSB Asiop Apacinti M Faqih Azhar.

1. Kecepatan dalam berlari

Faqih mengatakan, kemampuan berlari itu tak serta-merta ia peroleh, tetapi melalui latihan yang panjang. Menurut Faqih, bila ada kesempatan untuk berlatih lari, sebisa mungkin akan dia lakukan. Sang ayah menjadi sosok yang berperan penting dalam mengawasi latihannya dalam di rumah. Sebelum bertanding atau latihan, ia sempatkan joging di lapangan dekat rumah. Selain itu, Faqih melatih kekuatan kakinya dengan melatih kaki mengangkat barbel.

2. Mengatur pola makan

Faqih tidak boleh makan sembarang. Selain itu, tidak makan mi instan dan gorengan sering-sering.

LKG U-14 dilaksanakan di GOR Ciracas setiap Minggu pukul 07.00–17.00 WIB. Datang dan saksikan pertandingan-pertandingan pesepak bola muda untuk meraih cita-citanya. Dukungan masyarakat menjadi energi bagi cita-cita untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang lebih baik.

LKG U-14 Musim 2018/2019 terselenggara berkat dukungan dari Kacang Garuda.

Sumber : Kompas TV

Kamis, 16 Juli 2020

Dunia Sepak Bola

Assalamualaikum wr.wb nama saya Rasya Narindra Fahty Saya Umur 15thn Ingin Membikin Bloggspot Ingin Mengisi / seputar dunia sepak bola

Ini adalah blog pertama sya...
Menurut saya blog itu seru bisa berbagi info seputar dunia sepak bola dan info infoo lainyaa di Bloggspot mulai dari tutorial 

Selain kalian Mendapatkan manfaat dari blog ini kalian juga bisa menebar info info tentang seputar dunia sepak bola..

Senang bisa berbagi cerita dan menginfokan tentang seputar dunia sepak bola 

Blog bagi saya kayak artikel yang bisa kita ambil manfaat dalam pembelajaran atau seputar dunia sepak bola bisa juga menceritakan masa lalu dan bisa masa sekarang 

Kita sedang mengalami namanya penyakit Corona virus yang bisa kita kenal dengan covid 19 dan kita bisa ngelihat info info seputar dunia bisa juga alam dan lain"